Jumat, 24 Mei 2013

EKSPERIMEN PENGAMATAN SPORA PADA TUMBUHAN BERBIJI


Topik                  : Lumut
Tujuan                : Untuk mengamati morfologi gametofit dan sporofit lumut divisi Bryophyta.
 

I. ALAT DAN BAHAN
      Alat:
-        Mikroskop monokuler
-        Lup
-        Baki
-        Kaca benda

      Bahan:
-        Lumut daun (Pogonatum sp)
-        Lumut hati (Marchantia sp)
-        Awetan Marchantia polymorpha
-        Awetan Frullania sp


 CARA KERJA
1.      Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2.      Menggambar dan mengamati bentuk morfologi lumut daun dan lumut hati dengan menggunakan lup, untuk bagian sporofit pada lumut daun dapat diamati dengan mikroskop.
3.      Menggambar hasil pengamatan, memberikan keterangan pada gambar dengan jelas, membahas hasil pengamatan serta menyimpulkannya.


 TEORI DASAR
Ciri-ciri lumut (Bryophyta) yaitu berklorofil, belum memiliki akar, daun dan batang sejati, berspora, sudah membentuk embrio, memiliki gametofit yang dominan dan memiliki alat pembiakan yang multi sel. Sel-sel alat pembiakan tersebut membentuk selubung luar yang steril dan di dalamnya terdapat gamet. Struktur yang demikian penting agar gamet terlindung dan tidak kekeringan. Alat kelamin betina (arkegonium) bentuknya seperti botol dan berisi satu ovum, alat kelamin jantan (anteredium) bentuknya lonjong bertangkai pendek dan menghasilkan banyak spermatozoid.
Berdasarkan letak alat kelaminnya, lumut dibagi menjadi dua lumut berumah satu (jika pada satu individu terdapat anteredium dan arkegonium) dan lumut beruma dua (jika satu individu hanya terdapat anteredium saja atau arkegonium saja, sehingga ada lumut jantan dan lumut betina).
Berdasar habitus (perawakan) lumut ada dua yaitu:

1. Lumut daun (musci); bentuk thallusnya seperti tumbuhan kecil yang mempunyai batang semu tegak dan lembaran daun yang tersusun spiral. Baik batang maupun daun belum memiliki jaringan pengangkut. Pada bagian dasar batang semu terdapat rhizoid yang berupa benang halus dan berfungsi sebagai akar. Pada bagian pucuk terdapat alat pembiakan seksual berupa anteredium dan arkegonium. Contohnya :  Spaghnum yang hidup di rawa dan merupakan komponen pembentuk tanah gambut.

2. Lumut hati (Hepaticae); bentuk thallusnya pipih seperti lembaran daun. Pada permukaan ventral terdapat rhizoid dan pada permukaan dorsal terdapat kuncup. Anteredium memiliki tangkai yang disebut anteridiofor dan tangkai arkegonium disebut arkegoniofor. Lumut hati dapat dipakai sebagai indikator daerah lembab dan basah.





 HASIL PENGAMATAN
Lumut hati (Marchantia sp)

contoh Gambar menurut pengamatan.






Keterangan:
1.      Sporofit yang berfungsi menghasilkan spora
2.      Gametofit yang berfungsi menghasilkan sel kelamin 
3.      Kapsul spora
4.      Rhizoid ini berfungsi sebagai organ penyerap hara. Kelompok tumbuhan ini juga belum memiliki pembuluh sejati. Alih-alih akar, organ penyerap haranya adalah rizoid
5.   Seta
6.   Arkrgenium merupakan alat kelamin betina yang berfungsi menghasilkan ovum
7.   Antiredium  merupakan alat kelamin jantan yang menghasilkan Spermtozoidb
8.  Sporogonium adalah badan penghasil spora, dengan bagian bagian 
:-       Vaginula (kaki)
 -       Seta (tangkai)
 -       Apofisis (ujung seta yang melebar) 
-       Kotak Spora : Kaliptra (tudung) dan Kolumela (jaringan dalam kotak spora yang tidak ikut membentuk spora). Spora lumut bersifat haploid.


KESIMPULAN
1. Tumbuhan lumut daun mempunyai ciri-ciri seperti tumbuhan tingkat tinggi yaitu mempunyai daun, batang dan akar tetapi belum sejati serta sporangiumnya mempunyai seta dan kapsul.
2. Tumbuhan lumut hati mempunyai ciri-ciri hampir sama dengan lumut daun akan tetapi lumut hati tidak mempunyai batang karena akar tumbuh langsung dari daun. Lumut ini berumah dua dikarenakan arkegonium dan anteridiumnya terdapat pada dua tumbuhan yang berbeda.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar